<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ulurkan tanganmu....</title>
	<atom:link href="http://menjagahati.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://menjagahati.wordpress.com</link>
	<description>&#34;kembali ke fitrah...&#34;</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Aug 2010 06:14:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='menjagahati.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ulurkan tanganmu....</title>
		<link>http://menjagahati.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://menjagahati.wordpress.com/osd.xml" title="ulurkan tanganmu...." />
	<atom:link rel='hub' href='http://menjagahati.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PUASA RAMADHAN itu TIDAK WAJIB. Benarkah?</title>
		<link>http://menjagahati.wordpress.com/2009/09/26/puasa-ramadhan-itu-tidak-wajib-benarkah/</link>
		<comments>http://menjagahati.wordpress.com/2009/09/26/puasa-ramadhan-itu-tidak-wajib-benarkah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 02:46:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>menjagahati</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISLAMITATION]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menjagahati.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[“When the month of Ramadhan starts, the gates of the heaven are opened and the gates of hell are closed and the devils are chained” Sebuah bulan yang sangat istimewa perlakuannya. Bulan yang di penuhi dengan rahmat dan ampunan. Bulan yang di berikan sebuah kelebihan dalam harinya sebuah malam yang berpangkat. Itulah bulan Ramadhan. Di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menjagahati.wordpress.com&amp;blog=9611799&amp;post=22&amp;subd=menjagahati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“When the month of Ramadhan starts, the gates of the heaven are opened and the gates of hell are closed and the devils are chained”<br />
Sebuah bulan yang sangat istimewa perlakuannya. Bulan yang di penuhi dengan rahmat dan ampunan. Bulan yang di berikan sebuah kelebihan dalam harinya sebuah malam yang berpangkat. Itulah bulan Ramadhan. Di dalamnya terdapat kemulian-kemulian yang akan disebar di muka bumi ini.<br />
Dalam QS; ALbaqoroh, 183 di jelaskan:<br />
<img src="http://menjagahati.files.wordpress.com/2009/09/1212.jpg?w=468" alt="1212" title="1212"   class="aligncenter size-full wp-image-21" /><br />
Yang artinya: Hei orang-orang yang beriman, di wajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu. (hal ini) supaya kamu bertaqwa.<br />
Dari ayat diatas, sudah sangat jelas. Puasa adalah wajib. Puasa adalah kewajiban yang harus dilakukan. Tapi tidak bagi semua orang. Hanya bagi orang-orang yang beriman. Jadi memang <strong>puasa itu tidak wajib</strong> bagi orang yang tidak beriman. <span id="more-22"></span>Karena memang puasa adalah hal mulia yang di berikan kepada umat manusia yang menginginkan tempat mulia di surga. Alhamdulillah&#8230; semoga kita semua menjadi golongan orang-orang yang beriman.<br />
Hal-hal mengenai syarat puasa, kefadlolan puasa, mungkin anda semua sudah mengerti. Disini saya hanya akan memandang dari sudut pandang lain, tentang hikmah Ramadhan yang selama ini banyak saya temui masih salah dilapangan. Bukan salah dalam artian luas, hanya saja terjadi sedikit salah penafsiran dan kesalahan peng-aplikasiannya.</p>
<p>Fenomena yang sering kita amati adalah bulan Ramadhan disambut dengan gegap gempita oleh mayoritas umat Islam. Masjid-masjid penuh dengan jamaah, tempat hiburan malam di tutup, pusat perbelanjaan dan bisnis di penuhi dengan aksesoris Islam. Dunia entertainment menjadi lebih religius. Sungguh pemandangan yang akan kita temukan mulai dari jakarta sampai dengan kota kecil di daerah-daerah. Sholat taraweh menjadi keharusan dilakukan di masjid (untuk sebagian orang). Hal inilah yang menurut saya salah. Ketika orang tersebut berhalangan datang ke masjid karena suatu hal, maka orang tersebut tidak melaksanakan Sholat Taraweh. Sholat taraweh bisa dilakukan dimana saja. Tidak harus dimasjid. sebenarnya, Sholat taraweh munfarid pun bisa dilakukan.</p>
<p>Fenomena yang kedua, dalam perjalanan Ramadhan pastinya ada sebuah kemajuan dalam religi. Termasuk semangat menyambut Ramadhan. Akan tetapi pemandangan aneh sering terlihat di pertengahan, kemajuan terjadi bukan dalam kefahaman dan aqidah, tetapi kemajuan sof-sof sholat di masjid. Semangat yang terlalu mengebu-gebu di awal, hingga membuat kehabisan bensin di tengah perjalanan. Semoga hal ini sudah tidak kita temui lagi di ramadhan yang akan datang.<br />
Fenomena yang membuat saya bergeleng-geleng kepala adalah Ramadhan diartikan sebagai bulan marathon sesaat. Maksud saya, banyak diantara kita menganggap Bulan Ramadhan adalah segalanya. Hingga kita habis-habisan beribadah di bulan Ramadhan, dan menganggap datangnya satu syawal adalah sebuah pencapaian garis finish. Diterangkan dalam QS: Al-baqoroh 181, maksud dari diwajibkan berpuasa adalah ketaqwaan. Jadi Faktor pembeda dari orang yang satu dengan ang lain dalam berpuasa adalah goal yang akan ia dapatkan. Apakah puasa hanyalah sebuah rutinitas setiap tahun, ataukah puasa adalah menjalankan kewajiban dan mendapatkan tingkat ketaqwaan yang lebih dari apa yang telah didapatkan sekarang.<br />
Menurut saya, bulan Ramadhan merupakan kawah candradimuka dimana kita semua sedang dierikan bekal untuk menghadapi sebelas bulan yang akan datang sampai Ramadhan tiba kembali. Begitu seterusnya. Sehingga ujian yang yang sesungguhnya adalah sebelas bulan itu. Apakah kita tetap konsisiten menjalani syariat islam seperti apa yang kita lakukan di bulan Ramadhan, ataukah terjadi penurunan yang masih dalam koridor sedikit, ataukah sangat berkebalikan? Diharapkan tetap stabil dan atas ijin Alloh, semoga kita bisa meningkatkan tingkat ketaqwaan kita kepada Alloh AWT.<br />
(tulisan ini dimaksudkan untuk memberikan nasehat kepada saya sendiri dan bagi para pembaca yang berkenan. Tidak ada maksud menggurui sama sekali. Bila ada yang ingin berkomentar, silahkan. Kritik dan saran akan saya terima dan saya jadikan sebuah nasehat pula.)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/menjagahati.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/menjagahati.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/menjagahati.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/menjagahati.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/menjagahati.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/menjagahati.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/menjagahati.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/menjagahati.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/menjagahati.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/menjagahati.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/menjagahati.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/menjagahati.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/menjagahati.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/menjagahati.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menjagahati.wordpress.com&amp;blog=9611799&amp;post=22&amp;subd=menjagahati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menjagahati.wordpress.com/2009/09/26/puasa-ramadhan-itu-tidak-wajib-benarkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c276fdb41707771eed1154680b14bb50?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">menjagahati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://menjagahati.files.wordpress.com/2009/09/1212.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1212</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LAILATUL QODAR</title>
		<link>http://menjagahati.wordpress.com/2009/09/26/lailatul-qodar/</link>
		<comments>http://menjagahati.wordpress.com/2009/09/26/lailatul-qodar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 02:28:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>menjagahati</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISLAMITATION]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menjagahati.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Setiap apa yang ada di bumi ini, selalu diciptakan berbeda. Selalu ada yang menjadi sangat spesial. Selalu ada yang menjadi teramat istimewa. dalam bumi ini misalnya, ada tempat-tempat yang dimuliakan oleh Alloh SWT. Begitupun juga dengan waktu. Dalam satu tahun, pastinya akan ada bulan yang sangat spesial. Dalam satu bulan, pastinya ada hari-hari yang teramat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menjagahati.wordpress.com&amp;blog=9611799&amp;post=10&amp;subd=menjagahati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap apa yang ada di bumi ini, selalu diciptakan berbeda. Selalu ada yang menjadi sangat spesial. Selalu ada yang menjadi teramat istimewa. dalam bumi ini misalnya, ada tempat-tempat yang dimuliakan oleh Alloh SWT. Begitupun juga dengan waktu. Dalam satu tahun, pastinya akan ada bulan yang sangat spesial. Dalam satu bulan, pastinya ada hari-hari yang teramat spesial. Dan dalam satu hari, tentunya pula ada waktu-waktu yang dimuliakan. Saya sedikit ingin membahas tentang sebuah malam yang sangat tinggi derajatnya, yang biasa kita menyebutnya “LAILATUL QODAR”.<br />
Lailatul Qodar tentunya hanya dijumpai sekali dalam setahun. Dan dapat dijumpai pada bulan yang penuh rahmat dan ampunan yakni bulan RAMADHAN. Dalam hadits di terangkan bahwa “carilah Lailatul Qodar di sepuluh malam yang akhir”. Dalam hadits lain dijelaskan, “carilah Lailatul Qodar pada malam ganjil 10 malam yang akhir”. Dari situ, saya menggaris bawahi bahwa Lailatul Qodar pasti turun di sepuluh malam yang akhir. Entah kapan, tapi kita harus tetap mencarinya.<span id="more-10"></span> Dari sebuah kisah sahabat (yang saya terima dari pengajian), sebenarnya Alloh SWT. hampir saja menurunkan rahasia kapan turunnya Lailatul Qodar kepada Nabi Muhammad SAW, akan tetapi waktu itu ketika wahyu hendak turun, ada sahabat yang sedang berselisih (cek cok) sehingga Rasululloh melerai. Oleh Karena itu, Rasululloh tidak jadi mendapatkan (atau jadi tetapi terganggu dalam penerimaan) wahyu kapan Lailatul Qodar itu turun. Cerita ini sebenarnya bisa diambil hikmah, bahwa memang sudah ditakdirkan bahwa kapan Lailatul Qodar turun adalah menjadi sebuah rahasia sehingga manusia yang ingin mendapatkannya agar mencarinya dengan sungguh-sungguh sebagai bukti dan ujian tingkat ketaqwaan terhadap Alloh SWT.</p>
<p><strong>Ada apa dengan Lailatul Qodar?</strong><br />
Jika pertanyaan ini muncul adalah sebuah hal yang sangat lazim kita alami. Uraian diatas seakan membuat kita harus mengerti “emang apa sih istimewanya Lailatul Qodar?”. Dalam  QS:Al-Qodr dijelaskan bahwa<br />
<img src="http://menjagahati.files.wordpress.com/2009/09/qodr1.jpg?w=468" alt="qodr" title="qodr"   class="aligncenter size-full wp-image-17" /><br />
Yang artinya “Lailatul Qodar itu lebih baik daripada 1000 bulan”. Dari yang saya pahami sejauh ini, “barang siapa berbuat kebaikan dan bersamaan dengan turunnya Lailatul Qodar, maka orang itu sangat beruntung.  Sama dengan mendapatkan kebaikan lebih dari 83 tahun”. Dalam hitungan matematis 1000 bulan itu sama dengan 83 tahun lebih 4 bulan. Dengan kata lain, apabila kita mendapatkan Lailatul Qodar, maka kita akan mendapat kebaikan yang sangat fantastis.</p>
<p><strong>Lalu sebenarnya apa sih Lailatul Qodar itu?</strong><br />
inilah pertanyaan yang selalu terjawab oleh kebanyakan orang dengan simplenya. Lailatul Qodar adalah malam seribu bulan. Sebuah jawaban yang sangat simple dan manjur menurut saya. Namun tidak bagi para pencari ilmu sejati yang ingin terus menggali dan manggali ilmu (efek dari hukum sebab-akibat). Akhirnya pertanyyaan pasti berlanjut, kenapa mas bisa di sebut 1000 bulan? Emang ada kejadian apa? Kalo kita menjawab kan ada Lailatul Qodar. Jika jawaban itu yang kita katakan, sesungguhnya benar. Dengan jawaban itu dan ditambah keutmaan di malam 1000 bulan sesungguhnya adalah cukup. Namun lagi-lagi seorang yang haus akan hukum sebab-akibat lagi-lagi bertanya dan mengejar. Jawaban seperti itu jika diualang-ulang niscaya sampai 3 hari 3 malam pun tidak melepas dahaga akan pertanyaan orang tadi. Karena sebenarnya orang tadi bertanya “ada peristiwa apa to sebenarnya Lailatul Qodar itu? Apa to sebenarnya? Ternagkan dalam bahasa ilmiah yang saya bisa mengerti”. Mungkin itulah yang ada di benak mereka, dan sedikit saya ingin memberikan jawaban seperti yang saya terima dari guru ngaji saya belum lama ini.<br />
Lailatul Qodar adalah peristiwa berkumpulnya malaikat di langit bumi untuk memetik qodar selama setahun dan membagikan tugas-tugasnya. Analoginya, Lailatul Qodar merupakan forum musyawarah malaikat yang sedang melakukan sidang tentang apa-apa yang akan dikerjakan selama setahun. Telah kita ketahui bersama, takdir telah di tulis ALLOH sebelum Alloh SWT menciptkan bumi dan seisinya. Nah..Lailatul Qodar ini (gampangnya) adalah pembagian job desk selama setahun. Dimalam itu adalah malam mulia sehingga memang jika kita beribadah bersamaan dengan turunnya Lailatul Qodar, adalah sebuah anugerah dan rahmat dari Alloh SWT.</p>
<p><strong>Lailatul Qodar harus di mesjid?</strong><br />
Ada beberapa hal yang menurut saya banyak orang tidak bisa membedakan antara Lailatul Qodar dengan i`tikaf. Banyak orang menganggap keduanya adalah sama. Jika menurut saya, i`tikaf adalah sarana untuk mendapatkan Lailatul Qodar. Karena dengan i`tikaf (insya alloh) kita terjaga dalam keadaan ibadah. Dan jika sewaktu-waktu Lailatul Qodar itu turun, insya alloh kita mendapatkannya. Dengan kata lain, dengan i`tikaf kesempatan akan jauh lebih besar.<br />
Kesalahan yang pernah saya dengar di masyarakat adalah Lailatul Qodar hanya bisa didapat oleh orang yang ber-i`tikaf. Saya garis bawahi, ALloh menciptakan segala sesuatu dengan adil. Maka, pahala Lailatul Qodar pun kan di berikan kesempatan yang sama kepada seluruh umatnya. Lailatul Qodar bisa saja didapat oleh umat yang sedang beribadah di rumah, atau oleh umat yang sedang beribadah di tengah perjalanan (misal: ibadah saat perjalanan mudik), atau ditempat lain. Orang bisa saja mendapatkan pahala Lailatul Qodar dimana saja, AKAN TETAPI pahala i`tikaf hanya bisa didapat oleh orang yang melakukan i`tikaf. Dan salah satu syarat melakukan i`tikaf adalah dilakukan didalam masjid.<br />
(tulisan ini dimaksudkan untuk memberikan nasehat kepada saya sendiri dan bagi para pembaca yang berkenan. Tidak ada maksud menggurui sama sekali. Bila ada yang ingin berkomentar, silahkan. Kritik dan saran akan saya terima dan saya jadikan sebuah nasehat pula.)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/menjagahati.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/menjagahati.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/menjagahati.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/menjagahati.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/menjagahati.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/menjagahati.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/menjagahati.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/menjagahati.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/menjagahati.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/menjagahati.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/menjagahati.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/menjagahati.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/menjagahati.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/menjagahati.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menjagahati.wordpress.com&amp;blog=9611799&amp;post=10&amp;subd=menjagahati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menjagahati.wordpress.com/2009/09/26/lailatul-qodar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c276fdb41707771eed1154680b14bb50?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">menjagahati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://menjagahati.files.wordpress.com/2009/09/qodr1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">qodr</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MUKADDIMAH</title>
		<link>http://menjagahati.wordpress.com/2009/09/23/mukaddimah/</link>
		<comments>http://menjagahati.wordpress.com/2009/09/23/mukaddimah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 04:14:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>menjagahati</dc:creator>
				<category><![CDATA[mukaddimah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menjagahati.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu `alaikum wr. Wb. Alhamdulillah&#8230; Akhirnya blog ini jadi juga. Setelah mengalami proses yang begitu panjang dan melelahkan tentang apakah saya harus nge-blog dengan tulisan mengenai hal yang saya sendiri belum begitu mengerti. Saya menulis blog ini hanya semata-mata ingin memberikan nasehat kepada diri saya sendiri, dan keluarga saya nantinya. Selain itu, harapan saya , [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menjagahati.wordpress.com&amp;blog=9611799&amp;post=4&amp;subd=menjagahati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu `alaikum wr. Wb.<br />
Alhamdulillah&#8230;<br />
Akhirnya blog ini jadi juga. Setelah mengalami proses yang begitu panjang dan melelahkan tentang apakah saya harus nge-blog dengan tulisan mengenai hal yang saya sendiri belum begitu mengerti.<br />
<strong>Saya menulis blog ini hanya semata-mata ingin memberikan nasehat kepada diri saya sendiri,</strong> dan keluarga saya nantinya. Selain itu, harapan saya , tulisan ini mampu memberikan manfaat bagi para pembaca blog ini.<br />
<em>Saya bukanlah sosok suci yang sempurna</em>. Saya hanyalah manusia biasa yang tak luput dari salah dan lupa. Saya mencoba menulis ini dari sudut pandang saya dan dengan kemampuan yang saya miliki. Mungkin nantinya ada benar, Itu semua datangnya dari Alloh. Jika ada kesalahan, jelas itu adalah sifat saya sebagai manusia.<br />
Tulisan-tulisan disini (insya alloh) ((dan sebisa mungkin)) akan terbebas dari hal-hal berbau politik. Tidak ada dalam benak saya untuk menyudutkan satu atau beberapa pihak lain. Saya harapkan tulisan ini nanti mampu memberikan manfaat bagi kaum muslimin. Dan (dengan sangat maaf), tanpa mengurangi rasa penghormatan saya terhadap pembaca, bagi pembaca non-muslim saya sarankan tidak membacanya. Tapi jika memang ingin sekedar mengerti dan membaca, dengan senang hati saya mempersilakan.<br />
Selamat mambaca dan semoga mamberikan manfaat&#8230;&#8230;<br />
-admin-</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/menjagahati.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/menjagahati.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/menjagahati.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/menjagahati.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/menjagahati.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/menjagahati.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/menjagahati.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/menjagahati.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/menjagahati.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/menjagahati.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/menjagahati.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/menjagahati.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/menjagahati.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/menjagahati.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menjagahati.wordpress.com&amp;blog=9611799&amp;post=4&amp;subd=menjagahati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menjagahati.wordpress.com/2009/09/23/mukaddimah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c276fdb41707771eed1154680b14bb50?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">menjagahati</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
